Pacar Pecandu Narkoba, Tinggalkan !!!

Pecandu Penayalah Guna NarkobaPacaran Dengan Pencandu Narkoba? No Way!!!

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di negeri kita saat ini sudah mencapai tahapan yang sangat mengkhawatirkan. Hasil Survei  Nasional Perkembangan Penyalahgunaan Narkoba tahun Anggaran 2014, menyebutkan jumlah penyalahgunaan narkoba diperkirakan mencapai lebih dari 5,8 juta orang, dan sebagian besar di antaranya adalah kalangan muda yang masih produktif.

Ini sungguh berita yang memperihatinkan. Peredaran narkoba sudah merangsek ke seluruh wilayah, baik kota maupun desa. Pemakai atau korban narkoba tak hanya berasal dari kalangan tertentu, tapi juga  berbagai kalangan seperti pelajar, guru atau dosen, aparat negara, dan lainnya.

Sobat Datangya.com

Kamu tentu menyadari betul efek negatif dari penggunaan narkoba.  Selain menimbulkan ketergantungan, narkoba juga mendorong orang berprilaku kriminal seperti mencuri, berkelahi, dan sebagainya. Bahkan data di kepolisian menyebutkan, narkoba menjadi salah satu penyebab meningkatkannya kriminalitas di negara ini. Selain itu, narkoba juga membuat seseorang bertingkah laku dissosial.

Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana jika pencandu narkoba itu adalah kekasihmu? Siapkah kamu untuk menerimanya? Sikap seperti apa yang akan kamu lakukan? Tetap menjalani hubungan dengannya dengan harapan dia akan berubah, atau malah memutuskannya?

Sobat Datangya.com

Setiap orang yang menjalin hubungan kasih pasti mengharapkan hubungan tersebut akan bisa bertahan. Tak hanya ke pelaminan namun juga sampai anak cucu. Seseorang yang menjadi pencandu narkoba biasanya sering melakukan tindakan di luar batas kewajaran. Selain sering melakukan tindak kriminal, seperti pencurian dan tindak kekerasan, mereka sering mengurung diri, hidup tidak terurus, dan tak peduli dengan lingkungan sekitar. Bahkan seorang sumber yang ditemui Redaksi Datangya.com di Pengadilan Agama baru-baru ini mengatakan, saat ini narkoba menjadi alasan yang paling mendominasi bagi seseorang untuk menceraikan pasangannya.

“Awalnya mereka masih berusaha bertahan dengan kondisi suami yang menjadi pencandu. Namun lama kelamaan mereka menyerah dan memilih hidup sebagai single parents. Menurut mereka menjanda jauh lebih baik. Tokh…meskipun berstatus sebagai istri, kewajiban suami tetap mereka pikul,” kata Ani, pegawai di Pengadilan Agama Medan.

Sobat Datangya.com

Siapkah kamu dengan kondisi seperti ini? Hidup dengan bayang-bayang masa depan yang kelam. Menyandang status sebagai istri pencandu narkoba bukanlah hal yang mudah, apalagi jika kalian nantinya sudah memiliki anak. Bahkan bukan tidak mungkin kamu nanti bisa ikut menyandang status sebagai istri narapidana.  Ingat lo! pencandu narkoba itu sangat sulit melepaskan diri. Bahkan ada pendapat ekstrim yang menyatakan bahwa pencandu narkoba jenis shabu dan ganja 90% tidak bisa disembuhkan. Meski telah direhab atau bolak balik masuk penjara, mereka sulit untuk disembuhkan. Bisa jadi saat direhab atau di penjara mereka berhenti mengkonsumsi narkoba, namun begitu keluar atau ada kesempatan, mereka akan kembali menggunakannya.

Well… ini memang bukan pekara yang mudah. Apalagi jika kamu sudah terlanjur sayang dengan sang kekasih. Ibarat makan buah simalakama memang. Tapi begitupun kamu harus tetap bersikap.

Ingatlah bahwa mencintai tak berarti harus memiliki. Ingat jugalah, saat mencintai tak hanya perasaan yang diutamakan, tapi juga harus pakai logika. Bagaimana mungkin kamu bisa memperoleh kebahagiaan sebagai pasangan jika pasanganmu seorang pencandu narkoba.

Soo…stop berhubungan dengan pencandu narkoba. Karena masih banyak calon pengganti yang bakal mengisi hidupmu dengan sejuta kebahagian. Salam Redaksi, Semoga Bahagia  

 

comments

Leave A Comment

*

Create Invitation